BAB
I
PENDAHULUAN
Membuat sebuah Usulan Proposal
Penelitian merupakan salah satu kewajiban bagi setiap mahasiswa Jurusan
Pariwisata di politeknik negeri Bali. Khususnya dalam mata kuliah Teknik
Penulisan Laporan pada semester V(lima). Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan sebuah UPP atau
usulan proposal penelitian oleh dosen pengajar dalam hal ini Drs. I Gusti Putu
Sutarma,M. Hum selaku dosen pengajar. Untuk membuat suatu usulan proposal
ilmiah mahasiswa diminta untuk mencari sebuah sumber dari TA atau tugas akhir
kakak kelas yang sudah membuat suatu tugas akhir pada tahun sebelumnya.
Menyusun
Usulan Proposal Penelitian merupakan sebuat syarat untuk mahasiswa sebelum
mereka membuat tugas akhir. Tujuan pembuatan UPP atau Usulan Proposal Ilmiah
bukanlah untuk memenuhi sebuah tugas di semester lima tetapi hanya untuk
melatih kemampuan penulis dalam hal pembuatan suatu Usulan Proposal Penelitian.
Menyusun sebuah Usulan Proposal ilmiah tidaklah serumit atau sesulit membuat
sebuah Tugas Akhir. Mahasiswa hanya diminta untuk membuat Latar Belakang
Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan dan Kegunaan, Metodologi, dan Daftar Pustaka dari
judul yang telah dibuat sebelumnya. Manfaat yang mahasiswa dapatkan dengan
membuat usulan proposal penelitian adalah mahasiswa lebih mengetahui aspek
aspek apa saja yang terdapat dalam penyusunan suatu Usulan Proposal Penelitian.
A.
Latar
Belakang
Dewasa
ini perkembangan pariwisata di Bali sangat pesat di Bali, khususnya atraksi
wisata yang berupa tujuan wisata yang banyak diminati oleh wisatawan domestik
maupun mancanegara. Karena banyaknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali,
untuk menikmati keindahan panorama-panorama di bali, keindahan pulau Bali sudah
terkenal sampai ke mancanegara. Maka banyak pelaku pariwisata di bidang “Ground
Handling” yang berlomba-lomba mengembangkan bisnis di bidang ini. Contohnya
makin banyak perusahaan “Ground Handling” yang mengembangkan pelayanan dan
system kerja di Bandara Pada masa sekarang ini banyak wisatawan yang
menggunakan jasa “Ground Handling” untuk mempercepat perjalanan ke tujuan yang
mereka tuju. Oleh sebab itu pelaku “Ground Handling” harus meningkatkan
pelayanan kepada penumpang saat mereka memesan tiket di “Check-In Counter” .
Pelayanan yang baik akan membuat penumpang merasa nyaman dan puas pada saat
memesan tiket di Bandara Ngurah Rai .Di masa sekarang ini banyak travel agent
yang menjual tiket pesawat jadi pengembangan pelayanan dan system kerja “Check-In
Counter” di bandara sangat diperlukan untuk menarik para calon-calon penumpang
yang akan membeli tiket pesawat di bandara.
“Check-In
Counter” yaitu tempat untuk melapor di masing masing Airline tentang
keberangkatan para penumpang. Dalam proses di “Check-In Counter" kita akan
menerima Boarding Pass dan sekaligus untuk menyerahkan barang bawaan yang
dibagasikan. Adapun proses “Check-In Counter” yang pertama kita akan memasuki “
Area Security Check”, Setelah melalui “
Area Security Check” penumpang akan
memasuki area “Check-In Counter” kemudian penumpang harus harus membayar “airport
Tax” setelah itu penumpang harus memasuki area yang dinamakan “Imigration”
kemudian penumpang akan menuju ruang tunggu keberangkatan, namun sebelum
memasuki ruang tunggu keberangkatan maka akan dihadapkan lagi dengan Area
Security Check Point yang kedua. Dalam Area Security Check Point yang kedua
penumpang akan sekali lagi dicheck beserta barang yang akan dibawa di kabin
pesawat. Barang bawaan akan dicheck melalui xray, dan orangnya akan melalui
Walk Through Metal Detector.
Kini
salah satu airline di bandara mengembangkan system “Chec-In Counter” yang
bernama “Mobile Ticketing Counter” yang
lebih efesien untuk memudahkan para penumpang untuk membeli tiket pesawat.
“Mobile Ticketing Counter” yaitu sebuah mini bus yang diperuntukkan khusus
untuk pemesanan tiket pesawat. Dimana armada mobil ticketing counter akan
ditempatkan dilokasi-lokasi strategis di wilayah Ibukota untuk mempermudah
pembelian tiket pesawat. Fasilitas lain yang ditawarkan adalah paket perjalanan
Holiday yakni paket travel perjalanan dengan tujuan penerbangan dalam dan luar
negeri. Paket travel perjalanan ini ditawarkan kepada pelanggan untuk dapat
merasakan secara lengkap perjalanan dan beragam budaya ketempat-tempat wisata
terkenal baik didalam maupun luar negeri.
B. Rumusan Masalah
Adapun
rumusan masalah yang ingin penulis bahas dalam penyusunan Usulan Proposal
Penelitian ini adalah:
1. Bagaimana
Penumpang di kedatangan domestik oleh petugas “Check-In Counter” di Bandara
Ngurah Rai Bali.
2. Bagaimana
Petugas “Check-In Counter” melayani penumpang berkelompok di kedatangan
Domestik pada bandara Ngurah Rai Bali.
A.
Tujuan
dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan
Penelitian
Tujuan dari
pembuatan Usulan Proposal penelitian adalah agar penulis mengetahui lebih jelas
tentang usulan Proposal penelitian dan penulis dilatih untuk bisa mengemukakan
pendapat mereka kedalam sebuah Usulan Proposal Penelitian . Tujuan pembuatan
UPP atau usulan proposal ilmiah bukanlah untuk memenuhi sebuah tugas di
semester lima tetapi hanya untuk melatih kemampuan penulis dalam hal pembuatan
suatu usulan proposal penelitian. Setelah melakukan suatu penelitian penulis
diharapkan mampu untuk menangani penumpang di bagian kedatangan di Bandara
Ngurah Rai Bali. Serta penulis juga harus mampu menangani penumpang berkelompok
di kedatangan domestik Bandara Ngurah Rai Bali. Dari penelitian yang telah
dibuat menurut judul dari penelitian yang dibuat penulis bisa mengetahuai apa
apa saja yang menjadi kendala di bidang “Ground handling” atau penanganan
penumpang oleh petugas Check-In di Bandara Ngurah Rai. Dalam penelitian yang telah
dibuat sebelumnya penulis diajarkan bagaimana cara menangani penumpang di
bandara setelah penelitian dibuat mahasiswa diharapkan telah menguasai apa yang
sudah diteliti sebelumnya. Dari sebuah penelitian tersebut penulis sudah dapat
mempelajari apa apa saja yang menjadi tugasnya di tempat penelitian yang sudah
mereka pilih. Penulis menginginkan pengetahuan yang penulis miliki dalam bidang
‘Ground Handling” bertambah seiring terselesainya penelitian yang sudah
dilakukan. Penulis diharapkan mampu mempraktekkan hasil dari penelitian yang
telah penulis lakukan dalam keadaan yang sebenarnya atau di tempat kerja yang
penulis inginkan.
2. Kegunaan
Penelitian
Dari penelitian
yang telah dibuat sebelumnya penulis telah mendapatkan manfaat yang sangat
banyak dari sebuah penelitian yang telah penulis lakukan seperti dalam halnya
penelitian yang telah dilakukan di
bandara manfaat yang telah didapatkan oleh penulis sangatlah banyak seperti
penulis sudah lebih mengetahui apa
sajakah yang menjadi tugas dari petugas Check-In Counter dibandara ,
penulis juga sudah dapat menangani penumpang yang ingin berangkat ketempat yang
meraka inginkan, penulis juga sudah dapat menangani masalah masalah yang sering
dialami oleh petugas Chek-In di Bandara. Maka dari itulah penelitian yang
dilakukan oleh penulis sangatlah penting. Setelah penelitian penulis dapat
melakukan atau mempraktekkan hasil penelitian penulis di tempat yang penulis
inginkan. Dalam hal ini penulis dapat membagi hasil penelitiannya menjadi dua
bagian, seperti kegunaan teoristis atau kegunaan praktis , kegunaan teoristis
contohnya penulis dapat mensajikan apa yang telah penulis dapatkan selama
penelitian kedalam sebuah karya tulis dan kegunaan praktis dapat disajikan
kepada pihak pihak tertentu. Setelah melakukan penelitian penulis sudah mampu
untuk melayani penumpang berkelompok di kedatangan domestik di Bandara Ngurah
Rai Bali. maanfaat yang telah didapat oleh penulis dalam menangani suatu tamu
atau penumpang berkelompok adalah penulis sudah bisa menangani penumpang
berkelompok dengan lancar serta sudah sangat mahir dalam menangani penumpang di
bagian Chek-In Counter di Bandara Ngurah Rai Bali. Serta kegunaan yang paling
penting dari analisis yang dilakukan adalah bagi mahasiawa sebagai salah satu
persyaratan bagi penulis untuk menyelesaikan usulan proposal penelitian pada
matakuliah teknik penulisan laporan pada program studi Usaha Perjalanan
Wisata Jurusan Pariwisata Politeknik
Negeri Bali, serta sebagai penerapan
ilmu yang diperoleh pada saat
perkuliahan. Yang kedua bagi perusahaan dimana penulis menganalisis suatu data
adalah untuk memberikan masukan bagi peningkatan pelayanan terhadap konsumen
atau penumpang di Kedatangan Domestic oleh petugas Check-In Counter di Bandara
Ngurah Rai Bali.
B. Metodelogi
1. Metode dan Teknik Pengumpulan
Data
Metode yang
dilakukan oleh penulis adalah dengan metodelogi Kepustakaan yang berarti
penulis secara langsung mengumpulkan data dengan sumber data berupa karya tulis
hal tersebut dapat dilihat dari pengertian “ground handling” yaitu suatu ”aktivitas perusahaan penerbangan yang
berkaitan dengan penanganan atau pelayanan terhadap para penumpang berikut
bagasinya, kargo, pos, peralatan pembantu pergerakan pesawat di darat dan pawat
terbang itu sendiri selama berada di bandara, untuk keberangkatan (Departure)
maupun untuk kedatangan atau ketibaan (Arrival)”.(Astuti, 2012:10-11).
Metode ini
sangat membantu penulis untuk pengembangan pembuatan suatu karya tulis, penulis
biasanya mengumpulkan data-data yang diperoleh dari sumber-sumber terpercaya
serta melakukan analisis data kepada sumber yang penulis ambil. Biasanya sumber
yang dapat diambil untuk metode ini berasal dari sebuah karya tulis seperti
pengertian Ground Handling yang telah dijelaskan sebelumnya.
Teknik yang
digunakan dalam metode kepustakaan adalah teknik catat penulis biasanya
langsung mencatat sebuah karya tulis ilmiah dari sumber sumber yang benar dan
mencatatnya sesuai kebutuhan dari seorang penulis untuk membuat usatu laporan
ilmiah berupa usulan proposal penelitian.
2. Metode dan Teknik Analisis Data
Metode analisis
data yang dilakukan oleh penulis adalah metode Deskriptif yang berarti cara
menganalisis suatu data dengan memaparkan/menggambarkan data secara menyeluruh
untuk mendapatkan simpulan yang representatif seperti dalam judul UPP yang penulis
buat terdapat istilah Chek in . Check-In
Counter dibandara adalah tempat pendaftaran atau pelaporan bagi para calon
penumpang (belum menjadi penumpang) yang akan berangkat/naik pesawat di Bandar
udara. Di bandara/gedung terminal chek in counter berlokasi di wilayah
Restricted area. (Astuti, 2012:67)
Teknik yang
digunakan dalam metode Deskriptif adalah teknik pemaparan yang berarti penulis
memaparkan semua yang telah penulis dapat saat penelitian. Dalam pemaparannya
penulis harus bisa membuktikan data yang telah penulis ambil/kutip haruslah
bersifat empiris objektif atau yang benar benar terjadi dan dapat dibuktikandi sumber yang penulis
ambil. Penelitian yang bersifat empiris objektif sangatlah berpengaruh bagi
pembuatan UPP atau usulan proposal penelitian.
3. Metode dan Teknik
hasil analisis
Metode yang
digunakan oleh penulis dalam metode dan teknik hasil analisis adalah metode
informal yang berarti cara penulis menyajikan hasil analisis dengan menggunakan
kata kata yang biasa contohnya dalam pengertian ground handling yang disebutkan
sebelumnya penulis menggunakan kata kata yang biasa itu berarti penulis menggunakan
metode informal yang tidak menggunakan tanda tanda tertentu misalnya dengan
table ataupun grapik. Dalam metode informal ini penulis menyajikan sebuah karya
tulis harus dapat dimengerti oleh orang lain itu berarti penulis harus
memperjelas hasil analisnya. Seperti contoh pengertian bandara. Bandara atau bandar udara yang juga populer
disebut dengan istilah airport merupakan sebuah fasilitas di mana pesawat
terbang seperti pesawat udara dan helikopter dapat lepas landas dan mendarat.
Suatu bandar udara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landasan pacu
atau helipad ( untuk pendaratan helikopter), sedangkan untuk bandara-bandara
besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan
penerbangan maupun bagi penggunanya seperti bangunan terminal dan hanggar.
Serta pengertian lainnya menyebutkan bandara dengan tempat dimana pengunjung
atau penumpang pesawat melakukan perjalanan melalui udara mulai dari
berangkat(Departure) sampai tiba di daerah tujuan ( Arrival) dimana pesawat
udara biasanya mendara atau lepas landas. (Astuti, 2012:1). Menurut
pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian yang riil harus dapat
dipertanggung jawabkan kebenarannya dan
data yang diatas merupakan hasil dari penyajian hasil analisis data dengan
menggunakan kata kata yang biasa atau tidak menggunakan tanda tanda tertentu misalnya
dengan menggunakan tabel atau grafik grafik yang terdapat dalam metode formal.
Teknik yang digunakan dalam